Jumat, 31 Mei 2013

sejarah MI Miftahussolihin



SEJARAH BERDIRINYA MI. MIFTAHUSSHOLIHIN


            Pada mulanya masyarakat Tanjung Rema Darat ada memiliki sebuah tempat ibadah  ( langgar ) yang diberi nama Tsamaratul Ichwan. Tempat tersebut lama-lama kurang terlalu difungsikan oleh warga dan setiap saat mengalami kekosongan dari kegiatan keagamaan, ada beberapa orang tokoh masyarakat yang berinisiatif untuk membuat rumah kaum di sekitar tempat ibadah tersebut agar tempat itu berfungsi setiap waktu sholat yang lima waktu.
            Ada seorang tokoh masyarakat yang cukup berpengaruh baik di lingkungan masyarakat maupun dikalangan pemerintahan yakni Bapak Ir. H.Mulyadi Yusuf HM. Beliaulah punya pemikiran agar mendirikan Lembaga Pendidikan di sekitar lokasi tempat ibadah tersebut ( langgar ) Tsamaratul Ichwan, agar anak-anak mendapat pelayanan Pendidikan bidang Agama sehingga akhirnya akan mampu untuk memakmuran rumah  ibadah ( langgar ) tersebut.
            Kemudian dari itu dibentuklah suatu kepanitiaan Pembangunan Lembaga Pendidikan yang diberi nama Miftahussholihin pada tahun 1982 dengan susunan pengurus.

                        Ketua               :  Ir. H.Mulyadi yusuf HM.        ( Dosen Unlam )
                        Sekretaris         :  Fachrurrazi .M.                      ( Warga Masyarakat )
                        Bendehara        :  GT. Yahya Seman.                ( Pegawai Depag )

Selanjutnya berlangsunglah pelaksanaan pendidikan Madrasah Diniyah Awaliah / Sekolah Arab dengan menggunakan tempat di garasi Mobil Bapak Ir. H.Mulyadi Yusuf HM. dan jumlah muridnya 70 orang dengan tenaga pengajar 2 orang dari warga masyarakat Tanjung Rema Darat.
Dalam perjalanannya Lembaga Pendidikan itu berjalan lancar dan berkembang dengan cepat, melihat keadaan tersebut panitia berinisiatif untuk mengajukan proposal kepada Depag yang pada waktu itu kepala kantornya Bapak Drs. H.M. Saleh dan beliau menyarankan agar panitia mencari lokasi pembangunan, maka oleh panitia untuk lokasi pembangunan tersebut berdekatan dengan rumah ibadah ( langgar ) Tsamaratul Ichwan. Kemudian dilaporkanlah ke kantor Departemen Agama, maka Departemena Agama memberikan bantuan kepada panitia untuk membangun sebanyak 3 lokal belajar, setelah itu panitia melaporkan pelaksanaan tersebut kepada Bapak Bupati Banjar yang pada waktu itu dijabat oleh Bapak Drs. H.Muchtar Sufiyan. Maka beliau menyambut baik atas inisiatif panitia dan beliau memberikan bantuan berupa bahan bangunan / seng alkan untuk 1 lokal.
            Berikutnya pada tahun 1986 diadakan lagi Rapat Pembubaran dan Pembentukan Panitia Pembangunan yang diubah menjadi Badan Pembina / Pengelola Perguruan Islam Miftahussholihin dengan susunan sebagai berikut :

I. PELINDUNG / PENASEHAT
   1. Kepala Desa Tanjung Rema Darat                                     ( Wakijan )
   2. Ketua I LKMD Tanjung Rema Darat                                             ( Hamdi Bachrun )
   3. Ketua Seksi Agama LKMD Tanjung Rema Darat              ( Muhammad Sarijan )

II. PEMBINA / PENGELOLA
      1. Ketua                             : Ir. H.Mulyadi Yusuf HM.
      2. Wakil Ketua                   : Thamberin.A.
      3. Sekretaris                       : Fachrurrazi.M


      4. Wakil Sekretaris : Arsuan
      5. Bendehara                      : Hamdi Bachrun
      6. Koordinator Bidang        :
         a. Pendidikan / Keterampilan       : Kepala MDA             ( Patimah )
         b. Kesejahteraan                   : Ketua Koperasi          ( Moh. Salman )
         c. Mental Sepertoal                   : Si Agama LKMD       ( M. Sarijan )

Setelah itu pada tanggal 2 Februari 1986 berdirilah pembangunan yang dibangun oleh panitia dari bantuan Depag 3 lokal dan pada saat itu diresmikan oleh Bupati Banjar Bapak Drs. H. Muchtar Sufiyan dan pembangunan 3 lokal selesai dibangun, 1 buah lokal dari kelebihan dana pembangunan 3 lokal yang dikerjakan oleh panitia sehingga menjadi 4 lokal. Pada tanggal 15 Februari 1986 mulai menempati gedung belajar / berpindah dari tempat Bapak Ir.H.Mulyadi Yusuf HM. Untuk menempati gedung yang ada ini dalam pelaksanaan proses pendidikan mengalami beberapa kali pergantian Kepala Sekolah pada tahun 1986 awalnya dijabat oleh Bapak M. Mahlan tidak terlalu lama pada tahun yang sama dijabat oleh Ibu Patimah salah seorang guru dari PNS Depag berjalan beberapa tahun sampai tahun 1987 diganti oleh Bapak H. Umar juga dari PNS Depag dan masih dalam keadaan MDA berjalan lagi dalam beberapa tahun sampai tahun 1988 diadakan pergantian kepala sekolah berhubung Bapak H. Umar memasuki masa pensiun dan sejak tahun 1989 tersebut dijabat oleh Bapak Arsuan sehingga akhirnya pada tahun yang sama mengadakan konsultasi dengan Kasi Pergurais pada saat itu Bapak H. Fachruzaki, BA beliau menyarankan agar secara bertahap untuk merubah dan mendata siswa yang tidak bersekolah dimana-mana selain di Mifathussholihin, dalam pendataan terdapat sekitar 40 anak yang tidak bersekolah maka anak yang 40 orang tadi disebut sebagai murid Madrasah Ibtidaiyah dan pada tahun 1997 anak yang 40 orang tadi agar masuk sekolah di pagi hari anak yang sekolah di SD dan MI serta SMP dan MTS pada saat itu tetap masuk pada sore hari. Pada tanggal 10 April 1997 dibuka lagi Taman Pendidikan Al-Qur’an yang dipimpin oleh H. M. Said sebagai tenaga pengajarnya dan stap yang lainnya seperti :            Bapak Jamaludin, sopiyan dan M. Yamani.
kegiatan belajarnya pada malam hari setelah sholat Magrib sampai sholat Isya siswanya yang sekolah SMP dan SMU mereka diajarkan

1. Membaca Al-Qur’an
2. Ilmu Tajwid
3. Lagu-lagu dalam membaca Al-Qur’an

Selanjutnya berdiri lagi TK Al-Qur’an BKPRMI pada tahun 1998 nomor unit 032 dengan tenaga pengajar sebanyak 5 orang yaitu : Rosnelawati, Siti Masunah, Rabiatul Tarbiyah, Astiti Rahayu dan Hamsiah.
Dan jumlah santrinya 60 orang. Bertepatan pada tahun 1998 itu pula MDA itu dinyatakan bubar karena siswanya sudah tidak ada lagi karena diganti dengan siswa Madrasah Ibtidaiyah 6 tahun yang sederajat dengan SDN. Madrasah Ibtidaiyah pada waktu itu masih dipimpin Bapak Arsuan dan selalu berkembang dengan pesat jumlah tenaga pengajarnya sebanyak 8 orang dengan jumlah siswa 52 orang. Pada tahun 1999 mulailah Madrasah Ibtidaiyah Miftahussholihin berkembang dan dikenal oleh semua kalangan dan selanjutnya mulailah kita mengikuti prosedur ujian bersama dengan MIN Martapura yang sekarang MIN Model dengan kelulusan sebagai berikut :

-   Tahun 1999 sebanyak 3 orang
-   Tahun 2000 sebanyak 7 orang
-   Tahun 2001 sebanyak 9 orang
-   Tahun 2002 sebanyak 19 orang
-   Tahun 2003 sebanyak 19 orang
-   Tahun 2004 sebanyak 20 orang
-   Tahun 2005 sebanyak 22 orang
-   Tahun 2006 sebanyak 32 orang
-   Tahun 2007 sebanyak 41 orang

Adapun mengenai perkembangan tentang penilaian status Madrasah, sudah 3 kali mengalami perubahan status yang pertama berstatus diakui, kedua disamakan dan ketiga pada tahun 2002 terakreditasi ‘B’ sampai sekarang.
Sarana dan Prasarana yang dimiliki oleh Madrasah Miftahussholihin yang ada saat ini  adalah :

1. Sebidang tanah dan sudah bersertifikat seluas 1350 M
2. Bangunan gedung lokal belajar sebanyak 12 buah
3. Jumlah siswa sekarang
a.       MI sebanyak 303 orang                                                                                                                                
b.      TKA sebanyak 90 orang
      4. Guru / Ustazd-ustadzah
          a.   MI sebanyak 28 orang
                4 orang Negeri 24 orang Swasta
          b.   TKA sebanyak 9 orang


      5. Memiliki 1 buah Komputer
      6. Memiliki 1 buah Mesin Tik
      7. Memiliki 1 buah TV
      8. Memiliki 2 buah Warles
      9. Memiliki 4 buah Kipas Angin
      10.Memiliki 1 buah Mesin Air

-  Sebagai tambahan pada tanggal 13 Januari 2009 Madrasah Ibtidaiyah Miftahussholihin  
   Mendapat kunjungan kehormatan dari DPR-RI Komisi VIII.
-  Madrasah Ibtidaiyah Miftahussholihin sedang melaksanakan Uji Coba Mata Pelajaran      
   Matematika dan IPA bekerja sama dengan Litbang Depag Jakarta. Metode pembelajaran
   menggunakan alat peraga.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar