SEJARAH
BERDIRINYA MI. MIFTAHUSSHOLIHIN
Pada mulanya masyarakat Tanjung
Rema Darat ada memiliki sebuah tempat ibadah ( langgar ) yang diberi nama Tsamaratul
Ichwan. Tempat tersebut lama-lama kurang terlalu difungsikan oleh warga dan
setiap saat mengalami kekosongan dari kegiatan keagamaan, ada beberapa orang
tokoh masyarakat yang berinisiatif untuk membuat rumah kaum di sekitar tempat
ibadah tersebut agar tempat itu berfungsi setiap waktu sholat yang lima waktu.
Ada seorang tokoh masyarakat yang cukup berpengaruh
baik di lingkungan masyarakat maupun dikalangan pemerintahan yakni Bapak Ir. H.Mulyadi
Yusuf HM. Beliaulah punya pemikiran agar mendirikan Lembaga Pendidikan di
sekitar lokasi tempat ibadah tersebut ( langgar ) Tsamaratul Ichwan, agar
anak-anak mendapat pelayanan Pendidikan bidang Agama sehingga akhirnya akan
mampu untuk memakmuran rumah ibadah (
langgar ) tersebut.
Kemudian dari itu dibentuklah suatu
kepanitiaan Pembangunan Lembaga Pendidikan yang diberi nama Miftahussholihin
pada tahun 1982 dengan susunan pengurus.
Ketua :
Ir. H.Mulyadi yusuf HM. (
Dosen Unlam )
Sekretaris :
Fachrurrazi .M. (
Warga Masyarakat )
Bendehara :
GT. Yahya Seman. (
Pegawai Depag )
Selanjutnya
berlangsunglah pelaksanaan pendidikan Madrasah Diniyah Awaliah / Sekolah Arab
dengan menggunakan tempat di garasi Mobil Bapak Ir. H.Mulyadi Yusuf HM. dan
jumlah muridnya 70 orang dengan tenaga pengajar 2 orang dari warga masyarakat
Tanjung Rema Darat.
Dalam
perjalanannya Lembaga Pendidikan itu berjalan lancar dan berkembang dengan
cepat, melihat keadaan tersebut panitia berinisiatif untuk mengajukan proposal
kepada Depag yang pada waktu itu kepala kantornya Bapak Drs. H.M. Saleh dan beliau
menyarankan agar panitia mencari lokasi pembangunan, maka oleh panitia untuk lokasi
pembangunan tersebut berdekatan dengan rumah ibadah ( langgar ) Tsamaratul
Ichwan. Kemudian dilaporkanlah ke kantor Departemen Agama, maka Departemena
Agama memberikan bantuan kepada panitia untuk membangun sebanyak 3 lokal
belajar, setelah itu panitia melaporkan pelaksanaan tersebut kepada Bapak
Bupati Banjar yang pada waktu itu dijabat oleh Bapak Drs. H.Muchtar Sufiyan.
Maka beliau menyambut baik atas inisiatif panitia dan beliau memberikan bantuan
berupa bahan bangunan / seng alkan untuk 1 lokal.
Berikutnya pada tahun 1986 diadakan
lagi Rapat Pembubaran dan Pembentukan Panitia Pembangunan yang diubah menjadi
Badan Pembina / Pengelola Perguruan Islam Miftahussholihin dengan susunan
sebagai berikut :
I. PELINDUNG
/ PENASEHAT
1. Kepala Desa Tanjung Rema Darat ( Wakijan )
2. Ketua I LKMD Tanjung Rema Darat (
Hamdi Bachrun )
3. Ketua Seksi Agama LKMD Tanjung Rema Darat ( Muhammad Sarijan )
II.
PEMBINA / PENGELOLA
1. Ketua : Ir. H.Mulyadi Yusuf HM.
2. Wakil Ketua : Thamberin.A.
3. Sekretaris : Fachrurrazi.M
4. Wakil Sekretaris : Arsuan
5. Bendehara : Hamdi Bachrun
6. Koordinator Bidang :
a. Pendidikan / Keterampilan : Kepala MDA ( Patimah )
b. Kesejahteraan : Ketua Koperasi ( Moh. Salman )
c. Mental Sepertoal : Si Agama LKMD ( M. Sarijan )
Setelah
itu pada tanggal 2 Februari 1986 berdirilah pembangunan yang dibangun oleh
panitia dari bantuan Depag 3 lokal dan pada saat itu diresmikan oleh Bupati
Banjar Bapak Drs. H. Muchtar Sufiyan dan pembangunan 3 lokal selesai dibangun, 1
buah lokal dari kelebihan dana pembangunan 3 lokal yang dikerjakan oleh panitia
sehingga menjadi 4 lokal. Pada tanggal 15 Februari 1986 mulai menempati gedung
belajar / berpindah dari tempat Bapak Ir.H.Mulyadi Yusuf HM. Untuk menempati
gedung yang ada ini dalam pelaksanaan proses pendidikan mengalami beberapa kali
pergantian Kepala Sekolah pada tahun 1986 awalnya dijabat oleh Bapak M. Mahlan
tidak terlalu lama pada tahun yang sama dijabat oleh Ibu Patimah salah seorang
guru dari PNS Depag berjalan beberapa tahun sampai tahun 1987 diganti oleh
Bapak H. Umar juga dari PNS Depag dan masih dalam keadaan MDA berjalan lagi
dalam beberapa tahun sampai tahun 1988 diadakan pergantian kepala sekolah
berhubung Bapak H. Umar memasuki masa pensiun dan sejak tahun 1989 tersebut
dijabat oleh Bapak Arsuan sehingga akhirnya pada tahun yang sama mengadakan
konsultasi dengan Kasi Pergurais pada saat itu Bapak H. Fachruzaki, BA beliau
menyarankan agar secara bertahap untuk merubah dan mendata siswa yang tidak
bersekolah dimana-mana selain di Mifathussholihin, dalam pendataan terdapat
sekitar 40 anak yang tidak bersekolah maka anak yang 40 orang tadi disebut
sebagai murid Madrasah Ibtidaiyah dan pada tahun 1997 anak yang 40 orang tadi
agar masuk sekolah di pagi hari anak yang sekolah di SD dan MI serta SMP dan
MTS pada saat itu tetap masuk pada sore hari. Pada tanggal 10 April 1997 dibuka
lagi Taman Pendidikan Al-Qur’an yang dipimpin oleh H. M. Said sebagai tenaga
pengajarnya dan stap yang lainnya seperti : Bapak
Jamaludin, sopiyan dan M.
Yamani.
kegiatan
belajarnya pada malam hari setelah sholat Magrib sampai sholat Isya siswanya
yang sekolah SMP dan SMU mereka diajarkan
1. Membaca Al-Qur’an
2. Ilmu Tajwid
3. Lagu-lagu dalam membaca Al-Qur’an
Selanjutnya
berdiri lagi TK Al-Qur’an BKPRMI pada tahun 1998 nomor unit 032 dengan tenaga
pengajar sebanyak 5 orang yaitu : Rosnelawati, Siti Masunah, Rabiatul Tarbiyah, Astiti Rahayu dan Hamsiah.
Dan
jumlah santrinya 60 orang. Bertepatan pada tahun 1998 itu pula MDA itu dinyatakan
bubar karena siswanya sudah tidak ada lagi karena diganti dengan siswa Madrasah
Ibtidaiyah 6 tahun yang sederajat dengan SDN. Madrasah Ibtidaiyah pada waktu
itu masih dipimpin Bapak Arsuan dan selalu berkembang dengan pesat jumlah
tenaga pengajarnya sebanyak 8 orang dengan jumlah siswa 52 orang. Pada tahun
1999 mulailah Madrasah Ibtidaiyah Miftahussholihin berkembang dan dikenal oleh
semua kalangan dan selanjutnya mulailah kita mengikuti prosedur ujian bersama
dengan MIN Martapura yang sekarang MIN Model dengan kelulusan sebagai berikut :
-
Tahun 1999 sebanyak 3 orang
-
Tahun 2000 sebanyak 7 orang
-
Tahun 2001 sebanyak 9 orang
-
Tahun 2002 sebanyak 19 orang
-
Tahun 2003 sebanyak 19 orang
-
Tahun 2004 sebanyak 20 orang
-
Tahun 2005 sebanyak 22 orang
-
Tahun 2006 sebanyak 32 orang
-
Tahun 2007 sebanyak 41 orang
Adapun
mengenai perkembangan tentang penilaian status Madrasah, sudah 3 kali mengalami
perubahan status yang pertama berstatus diakui, kedua disamakan dan ketiga pada
tahun 2002 terakreditasi ‘B’ sampai sekarang.
Sarana
dan Prasarana yang dimiliki oleh Madrasah Miftahussholihin yang ada saat
ini adalah :
1. Sebidang tanah dan sudah
bersertifikat seluas 1350 M
2. Bangunan gedung lokal belajar
sebanyak 12 buah
3. Jumlah siswa sekarang
a.
MI sebanyak 303 orang
b.
TKA sebanyak 90 orang
4. Guru / Ustazd-ustadzah
a.
MI sebanyak 28 orang
4 orang Negeri 24 orang Swasta
b.
TKA sebanyak 9 orang
5. Memiliki 1 buah Komputer
6. Memiliki 1 buah Mesin Tik
7. Memiliki 1 buah TV
8. Memiliki 2 buah Warles
9. Memiliki 4 buah Kipas Angin
10.Memiliki 1 buah Mesin Air
-
Sebagai tambahan pada tanggal 13 Januari
2009 Madrasah Ibtidaiyah Miftahussholihin
Mendapat
kunjungan kehormatan dari DPR-RI Komisi VIII.
-
Madrasah Ibtidaiyah Miftahussholihin
sedang melaksanakan Uji Coba Mata Pelajaran
Matematika
dan IPA bekerja sama dengan Litbang Depag Jakarta. Metode pembelajaran
menggunakan
alat peraga.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar